Minggu, 27 Februari 2011

SERBA SERBI UN 2011


Ujian Nasional 2011 telah menunggu di depan mata.
Banyak hal baru dalam pelaksanaan Ujian Nasional nanti.
Pada SOSIALISASI KEBIJAKAN UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2010/2011 Oleh Ketua BSNP Djemari Mardapi di Jakarta pada tanggal 17 Desember 2010, disampaikan beberapa hal yang baru dalam Ujian Nasional tahun 2011 mendatang, diantaranya :
  1. Penilaian guru menentukan kelulusan dari satuan pendidikan.
  2. Kriteria Lulus dari Satuan Pendidikan ditentukan menggunakan Nilai Gabungan  (NG)  merupakan perpaduan nilai Ujian Nasional  (X) dan Nilai Sekolah (Y) untuk setiap mata pelajaran UN dengan formula  NG = 0,6 X  +  0,4Y, dengan Y  adalah nilai sekolah yang merupakan  nilai rata-rata hasil ujian sekolah dan nilai  rapor  semester  tiga, empat, dan lima.
  3. Standar Kompetensi Lulusan Ujian Nasional (SKLUN) Tahun Pelajaran 2010/2011 merupakan irisan (interseksi) dari pokok bahasan/sub pokok bahasan Kurikulum 1994, Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar  pada Kurikulum 2004, dan Standar Isi.
  4. UN Tahun Pelajaran 2010/2011 dilaksanakan satu kali, dan tidak ada UN Ulangan.

Jadwal Lengkap UN 2011 Ujian Nasional SD SMP SMA Tanggal Pelaksanaan UN Tahun 2011. Pemerintah telah mengimbau agar dinas-dinas pendidikan di berbagai daerah segera mengumumkan dan melakukan sosialisasi jadwal pelaksanaan ujian nasional ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.
Berikut adalah jadwal pelaksanaan UN 2011 Ujian Nasional SD SMP SMA dan setingkatnya, yang akan disosialisasikan:

Jadwal Ujian Nasional UN 2011 Jenjang Sekolah Menengah Atas
* UN untuk SMA/MK, SMALB, dan SMK: 18-21 April 2011
* UN Susulan SMA/MK, SMALB, dan SMK: 25-28 April 2011
* Pengumuman kelulusan paling lambat 16 Mei 2011
* Ujian Praktik Kejuruan untuk SMK: Paling lambat satu bulan sebelum pelaksanaan UN. Pengumuman kelulusan paling lambat 5 Juni 2011

Jadwal UN 2011 Ujian Nasional Jenjang Sekolah Menengah Pertama
* UN untuk SMP/MTs dan SMPLB: 25-28 April 2011

Ujian Nasional Pendidikan Agama Diberlakukan 2011 

Ujian Nasional (UN) Pendidikan Agama Islam (PAI) akhirnya resmi diterapkan pada tahun 2011 mendatang dan berlaku secara nasional temasuk di provinsi DIY. ”UN PAI ini akan diberlakukan bagi siswa tingkat SMP dan SMA/SMK serta pada UASBN (Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional) SD,” kata Kepala Bidang Perencanaan dan Standarisasi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) DIY Baskara Aji, Selasa (14/12). Pemberlakuan UN Agama Islam tersebut merupakan usulan dari Kementerian Agama untuk dapat mengetahui daya serap dan pemerataan pendidikan agama Islam di seluruh wilayah. UN Agama ini hanya berlaku untuk agama Islam saja. Sedangkan agama lain belum dibuatkan aturan tersendiri dan masih menggunakan nilai ujian sekolah.

TARGET LULUS

Logo DepDikNas

 

Sabtu, 19 Februari 2011

Sekolah Bertaraf Internasional




Sekolah bertaraf internasional (SBI) merupakan sebuah jenjang sekolah nasional di Indonesia dengan standar mutu internasional. Proses belajar mengajar di sekolah ini menekankan pengembangan daya kreasi, inovasi, dan eksperimentasi untuk memacu ide-ide baru yang belum pernah ada.
Pengembangan SBI di Indonesia didasari oleh Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 50 Ayat 3. Dalam ketentuan ini, pemerintah didorong untuk mengembangkan satuan pendidikan yang bertaraf internasional.
Standar internasional yang dituntut dalam SBI adalah Standar Kompetensi Lulusan, Kurikulum, Prosees Belajar Mengajar, SDM, Fasilitas, Manajemen, Pembiayaan, dan Penilaian standar internasional[1] Dalam SBI, proses belajar mengajar disampaikan dalam dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

Ketertinggalan di berbagai bidang di era globalisasi dibandingkan negara-negara tetangga rupanya menyebabkan pemerintah terdorong untuk memacu diri untuk memiliki standar internasional. Sektor pendidikan termasuk yang didorong untuk berstandar internasional. Dorongan itu bahkan dicantumkan di dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas pasal 50 ayat (3) yang berbunyi, “Pemerintah dan/atau pemerintah daerah menyelenggarakan sekurang-kurangnya satu satuan pendidikan pada semua jenjang pendidikan, untuk dikembangkan menjadi satuan pendidikan yang bertaraf internasional. “.



Kembali pada pertanyaan filosofis, apa sebenarnya yang hendak dituju dengan program SBI ini? Jika yang hendak dituju adalah peningkatan kualitas pembelajaran dan output pendidikan maka mengadopsi atau berkiblat pada sistem ujian Cambridge ataupun IB bukanlah jawabannya. Bahkan sebenarnya menggerakkan semua potensi terbaik pendidikan di Indonesia untuk berkiblat ke sistem Cambridge adalah sebuah pengkhianatan terhadap tujuan pendidikan nasional itu sendiri. Di negara-negara maju seperti Singapura, Australia dan New Zealand, pemerintah tidak membiarkan sistem pendidikan luar ataupun internasional macam Cambridge ataupun IB masuk dan digunakan dalam kurikulum sekolah mereka. Hanya sekolah yang benar-benar berstatus International School dengan siswa asing saja yang boleh mengadopsi
system pendidikan lain. Sedangkan semua sekolah harus menggunakan kurikulum dan system pendidikan yang ditetapkan oleh pemerintah karena mereka berpendapat bahwa pendidikan dirancang untuk mempersiapkan siswa untuk berbakti kepada negara dan berpedoman atau berkiblat pada system yang tidak dirancang untuk kepentingan bangsa dan negara adalah bertentangan dengan filosofi pendidikan mereka.
Mengingat betapa banyaknya kelemahan yang ada dari program prestisius ini dan besarnya resiko gagal yang dihadapinya, sudah selayaknya Depdiknas mengevaluasi diri dengan lebih membuka diri terhadap masukan dari masyarakat. Lebih baik mundur satu langkah ketimbang harus mengalami kegagalan total yang sudah nampak di depan mata tersebut. Mungkin formulasi kebijakan di Depdiknas (dalam hal seperti SBI ini) perlu melalui proses konsultasi pada publik atau stakeholders berkali-kali dan studi yang lebih mendalam dengan melibatkan lebih banyak publik, dan tidak sekedar memenuhi syarat minimal birokrasi. Perlu diingat bahwa masyarakatlah yang membiayai dan yang akan menjadi end-user dari produk ini.
Lantas bagaimana dengan UU Sisdiknas pasal 50 ayat (3) yang telah ‘terlanjur’ dipersepsikan harus mengadopsi kurikulum Cambridge dan IB tersebut? Ada dua alternatif untuk itu. Pertama, pasal tersebut perlu diamandemen dan disesuaikan bunyinya agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru, atau, kedua, merumuskan kembali apa yang disebut dengan ‘satuan pendidikan bertaraf internasional’ tersebut. Apa yang telah dilakukan oleh Depdiknas dengan program SBI ini harus dihentikan dan dirumuskan ulang. Jika tidak maka arah pendidikan nasonal kita akan semakin melenceng dari tujuan dan amanah bangsa dan negara kita.

Jumat, 11 Februari 2011

Pengelolaan Lingkungan Sekolah

     Setiap sekolah memerlukan adanya sebuah pengelolaan lingkungan sekolah untuk menunjang kenyamanan kegiatan belajar mengajar didalam maupun diluar kelas. Sekolah biasanya menggunakan jasa tukang kebun untuk membersihkan lingkungan sekolah, sekolah juga membuat tata tertib mengenai pengelolaan lingkungan sekolah terutama kebersihan agar siswa-sisi dan Gur juga ikut menjaga dan mengelola lingkungan sekolah agar nyaman, indah dan bersih.
     Sekolah harus memberikan fasilitas untuk pengelolaan lingkungan sekolah agar kegiatan pengelolaan berjlan dengan lancar misalnya alat-alat kebersihan dll. Sekitar sekolah juga harus ditanami pepohonan agar lingkungan sekolah terasa rindang dan tidak panas apabila melakukan pelajaran diluar kelas.
     Untuk menunjang kelancaran pengelolaan sekolah semua warga sekolah harus bekerjasama untuk ,mewujudkan lingkungan sekolah yang baik dan nyaman agar terhindar dari bahaya penyakit .
      Jadi Pengelolaan lingkungan sekolah wajib diadakan di tiap-tiap sekolah untuk menjaga kenyamanan lingkungan sekitar sekolah.

Sabtu, 05 Februari 2011

Family

AdikQ





Mahardika Candra Diva Dwi Pertiwi

Belajar design Kaos

Hai-hai teman smua.......................
Ketemu lagi ma Vicky Venus........
Yuk gabung dengan Vicky Belajar Design Kaos Cranya gampang bGt Lhuw
hehe bukannya gampangin ia tapi emank gampang
tanpa cari program khusus untuk design kaos
ehm,, kurang rapi sie hasilnya ia maklum baru 2 X design
Nie Hasilnya
selamat mencoba design kaos